Insinyur Teknik Mesin (Mechanical Engineer) merupakan profesi yang berfokus pada perancangan, pengembangan, produksi, dan perawatan sistem dan komponen mesin. Mereka bekerja dengan berbagai macam teknologi, mulai dari mesin sederhana seperti roda gigi dan katup hingga mesin kompleks seperti turbin gas, kendaraan bermotor, dan sistem robotik. Insinyur Teknik Mesin mempelajari prinsip-prinsip dasar dalam bidang termodinamika, mekanika, dan kinematika untuk mengoptimalkan efisiensi dan keandalan sistem mesin yang mereka kembangkan. Profesi ini memerlukan kemampuan analitis yang kuat serta pengetahuan mendalam tentang teknologi dan bahan yang digunakan dalam industri. Insinyur Teknik Mesin bekerja di berbagai sektor industri, seperti otomotif, kedirgantaraan, energi, dan manufaktur.
Perguruan tinggi dan gelar S1 biasanya menjadi persyaratan.
Pengalaman kerja jangka panjang dibutuhkan. Persyaratan biasannya 4-5 tahun pengalaman di bidang yang terkait.
Pelatihan biasanya berlangsung selama beberapa tahun dalam bentuk kelas formal dan pelatihan kerja lapangan.
Pendidikan:
Pengalaman Kerja:
Pengembangan Karir:
Untuk tempat kerja, seorang insinyur teknik mesin bisa bekerja di berbagai industri, seperti otomotif, energi, manufaktur, dan banyak lagi. Mereka bisa bekerja di laboratorium, kantor, pabrik, atau bahkan langsung di lapangan. Tempat kerja mereka sangat bergantung pada jenis pekerjaan dan proyek yang mereka tangani. Misalnya, jika mereka terlibat dalam desain dan pengujian produk, mereka mungkin akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka di laboratorium atau kantor. Sementara itu, jika mereka bekerja di industri manufaktur, mereka mungkin akan menghabiskan banyak waktu di lantai pabrik.
Mengenai waktu kerja, insinyur teknik mesin biasanya bekerja dalam jam kerja standar, yaitu sekitar 40 jam per minggu. Namun, tergantung pada proyek atau tenggat waktu yang ditetapkan, mereka mungkin perlu bekerja lebih lama. Selain itu, jika mereka bekerja di lapangan atau di lokasi proyek, mereka mungkin perlu bekerja dalam shift atau jadwal yang tidak reguler. Meski begitu, fleksibilitas dalam penentuan waktu kerja bisa sangat berbeda-beda tergantung pada perusahaan dan industri tempat mereka bekerja.