Peneliti Survei (Survey Researcher) merupakan profesi yang bertanggung jawab dalam merancang, mengembangkan, dan mengelola survei yang digunakan untuk mengumpulkan informasi atau data dari individu atau kelompok. Tujuan dari profesi ini adalah untuk memahami perilaku, preferensi, atau opini tentang topik tertentu yang relevan dengan kepentingan bisnis, ilmiah, atau sosial. Peneliti survei biasanya bekerja di berbagai sektor seperti perusahaan riset pasar, universitas, organisasi nirlaba, atau pemerintahan. Mereka memastikan bahwa instrumen survei yang digunakan valid, reliabel, dan mampu menghasilkan informasi yang berharga. Tugas pekerjaan peneliti survei mencakup merumuskan pertanyaan dan jawaban, memilih metode pengumpulan data, mengelola proses pengambilan sampel, serta menganalisis dan menginterpretasikan hasil survei untuk kepentingan pengambilan keputusan.
Perguruan pascasarjana dan gelar S2 biasanya dibutuhkan, bahkan hingga gelar S3.
Pengalaman kerja yang sangat banyak dibutuhkan. Persyaratan dapat melebihi 5 tahun pengalaman di bidang yang terkait.
Pelatihan kerja lapangan dapat dilaksanakan, namun biasanya kandidat adalah ahli yang sudah mempunyai keterampilan, pengetahuan, pengalaman, dan pelatihan sebelumnya.
Pendidikan:
Pengalaman Kerja:
Pengembangan Karir:
Tempat kerja untuk profesi Peneliti Survei bisa sangat bervariasi. Peneliti Survei bisa bekerja di berbagai institusi atau perusahaan seperti lembaga penelitian, perusahaan riset pasar, organisasi non-pemerintah, atau bahkan pemerintahan. Tempat kerja mereka juga bisa berubah-ubah tergantung pada proyek yang sedang dikerjakan. Misalnya, mereka mungkin perlu melakukan survei di lapangan, di mana mereka bertemu langsung dengan responden untuk mengumpulkan data. Atau, mereka bisa juga bekerja di kantor, menggunakan telepon atau internet untuk melakukan survei.
Sementara itu, waktu kerja Peneliti Survei juga bisa berbeda-beda, tergantung pada tugas dan proyek yang sedang dihadapi. Beberapa penelitian mungkin membutuhkan waktu yang fleksibel, misalnya jika mereka perlu melakukan survei atau wawancara di luar jam kerja normal. Namun, jika mereka bekerja di kantor, mereka biasanya memiliki jam kerja standar, yaitu sekitar 40 jam per minggu. Meski begitu, waktu kerja bisa saja lebih panjang saat tenggat waktu proyek mendekat atau jika ada kebutuhan khusus dalam penelitian.