Ilmuwan Tanah & Tumbuhan atau Soil and Plant Scientist adalah seorang profesional yang berfokus pada studi, penelitian, dan pengelolaan sumber daya tanah dan tumbuhan dalam sistem pertanian, kehutanan, dan lingkungan. Profesi ini melibatkan analisis karakteristik tanah dan kualitas nutrisi, sehingga dapat diberikan rekomendasi terkait dengan pengelolaan tanah, pemupukan, dan praktik pertanian berkelanjutan. Selain itu, ilmuwan tanah dan tumbuhan juga bekerja pada pemilihan dan pengembangan tanaman yang lebih baik dan lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta lingkungan yang bervariasi. Tujuannya mencakup meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman, meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, serta mendukung ketersediaan pangan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Perguruan pascasarjana dan gelar S2 biasanya dibutuhkan, bahkan hingga gelar S3.
Pengalaman kerja yang sangat banyak dibutuhkan. Persyaratan dapat melebihi 5 tahun pengalaman di bidang yang terkait.
Pelatihan kerja lapangan dapat dilaksanakan, namun biasanya kandidat adalah ahli yang sudah mempunyai keterampilan, pengetahuan, pengalaman, dan pelatihan sebelumnya.
Pendidikan:
Pengalaman Kerja:
Pengembangan Karir:
Untuk profesi Ilmuwan Tanah & Tumbuhan, tempat kerja bisa sangat beragam. Bisa di laboratorium penelitian, universitas, perusahaan pertanian, organisasi konservasi, atau bahkan lapangan terbuka seperti ladang, hutan, dan kebun. Mereka sering kali melakukan penelitian langsung di tempat yang berbeda untuk mengumpulkan sampel tanah dan tumbuhan serta memantau kondisi lingkungan.
Mengenai waktu kerja, ini juga sangat bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan dan tempat kerja. Ilmuwan Tanah & Tumbuhan yang bekerja di laboratorium atau universitas biasanya memiliki jam kerja standar, sekitar 40 jam dalam seminggu. Namun, mereka yang melakukan penelitian di lapangan mungkin perlu bekerja lebih lama, tergantung pada kebutuhan proyek dan kondisi lapangan. Selain itu, waktu kerja mereka juga bisa melibatkan perjalanan atau kegiatan penelitian yang memerlukan waktu di luar jam kerja biasa. Misalnya, mereka mungkin perlu bekerja di akhir pekan atau jam malam jika sedang melakukan penelitian yang membutuhkan pengamatan atau pengumpulan data pada waktu-waktu tertentu.